Cara Melacak Scan Kode QR
Anda sudah mencetak kode QR dan memasangnya di brosur, menu, atau etalase toko, lalu bertanya-tanya: apakah ada yang benar-benar men-scan? Pelacakan menjawabnya. Berikut cara kerjanya dan cara memakai angkanya untuk hasil yang lebih baik.
Mengapa Anda Perlu Melacak Scan Kode QR
Tanpa data, kode QR hanya tebakan. Pelacakan menunjukkan penempatan mana yang berhasil, hari apa scan paling banyak, dan apakah kampanye layak diulang. Data ini juga membantu membenarkan anggaran: Anda bisa menunjukkan berapa scan yang dihasilkan iklan cetak.
Cara kerja pelacakan di QR-ZY
Kode QR statis berisi tautan akhir secara langsung, sehingga scan langsung menuju halaman dan tidak ada yang tercatat. Kode QR dinamis mengarah ke tautan pendek yang lebih dulu mencatat scan, lalu meneruskan orang ke halaman Anda. Karena itu, statistik dan kemampuan mengganti tujuan nanti membutuhkan kode dinamis.
Ini menjelaskan statistik bawaan QR-ZY. Tautan statis juga bisa memakai UTM dan tercatat dalam analitik situs tujuan.
Cara Mengatur Pelacakan dalam 3 Langkah
- Buka QR-ZY, masuk ke akun, lalu buat QR dinamis untuk jenis yang didukung, seperti tautan, menu, atau PDF. Kode dinamis dan statistiknya memerlukan akses Pro atau Business aktif; tidak semua jenis QR mendukung mode dinamis.
- Unduh dan tempatkan di lokasi yang terlihat orang.
- Buka dasbor untuk melihat scan, termasuk statistik harian. Buat kode terpisah untuk setiap lokasi agar bisa dibandingkan.
Apa yang Perlu Diukur
Scan menghitung pembukaan tautan dinamis, termasuk kunjungan berulang dan pengujian Anda. Scan unik diperkirakan dari pengenal jaringan yang di-hash; scan anonim tanpa pengenal dikelompokkan bersama. Gunakan kode berbeda untuk setiap lokasi.
Geser tabel ke samping untuk melihat semua kolom.
| Metrik | Artinya | Apa yang dilakukan |
|---|---|---|
| Total scan | Seberapa besar perhatian pada kode | Bandingkan kampanye dan lokasi |
| Scan per hari | Kapan orang men-scan | Rencanakan promo di hari ramai |
| Perkiraan scan unik | Perkiraan pengunjung berbeda, bukan jumlah orang yang pasti | Bandingkan dengan total untuk memahami kunjungan berulang |
| Scan per lokasi | Lokasi mana yang paling efektif | Pindahkan anggaran ke yang terbaik |
| Konversi setelah scan | Apakah scan menjadi hasil nyata | Tambahkan UTM dan cek Google Analytics |
Tips agar Data Lebih Bersih
Gunakan satu kode QR untuk satu lokasi, misalnya satu untuk brosur dan satu untuk standing menu di meja. Tambahkan parameter UTM pada tautan tujuan agar Google Analytics menampilkan penjualan atau pendaftaran dari tiap kode. Jelaskan alasan untuk scan: ajakan yang jelas seperti "Scan untuk lihat menu" dapat menaikkan jumlah scan secara nyata.
UTM mengenali sumber trafik. Untuk melihat penjualan atau pendaftaran, siapkan Google Analytics dan peristiwa utama yang sesuai di situs tujuan milik Anda; QR-ZY tidak menyiapkannya secara otomatis.
Contoh: utm_source=qr, utm_medium=offline, utm_campaign=autumn, utm_content=flyer.
Daftar Periksa Pelacakan QR
- Pilih kode QR dinamis, bukan statis
- Buat kode terpisah untuk setiap lokasi
- Tambahkan parameter UTM pada tautan tujuan
- Pasang ajakan bertindak yang jelas di dekat kode
- Tinjau statistik tiap minggu dan ambil tindakan